Ada pertanyaan besar yang membuat penasaran fans Jujutsu Kaisen (呪術廻戦), yakni, apakah Gojo Satoru yang benar-benar karakter kuat dihapus dari cerita?. Yap, benar, karena dalam manga aslinya karakter ikonik tersebut berhasil dikalahkan oleh oleh Sukuna yang menjadi antagonis utama.
Sukuna merupakan sosok legendaris yang dikenal sebagai Raja Kutukan berwujud asli dua wajah dan 4 tangan untuk bertarung. Kemampuan sihirnya dikenal sangat luar biasa karena Ia memiliki kekuatan sihir yang terbagi menjadi jari-jari dan tersegel. Karakter ini dikenal sebagai roh kutukan yang masuk ke tubuh Yuji Itadori sebagai wadah untuk kebangkitannya.
Lalu, bagaimana bisa Gojo Satoru yang berasal dari klan terkuat dari cerita Jujutsu Kaisen dikalahkan oleh iblis dengan tingkat kutukan terkuat ini?, berikut adalah asal dan spoiler umum yang membuat penasaran penggemarnya JJK di seluruh dunia.
Ilmu Sihir Terkuat Gojo Satoru
Satoru dikenal punya teknik Limitless atau Unlimited Void Gojo yang memiliki perluasan domain paling unggul sepanjang cerita. Limitless adalah teknik Jujutsu Kaisen warisan yang sangat kuat milik Satoru Gojo, yang memungkinkannya memanipulasi ruang dan tak terbatas, menciptakan penghalang “Tak Terhingga” defensif yang membuatnya tak tersentuh dan serangan ofensif seperti Biru (daya tarik) dan Merah (daya tolak), yang berpuncak pada Hollow Purple dan Domain Expansion yang menghancurkan. Hanya dengan memiliki Enam Mata yang langka, yang memberikan kendali energi terkutuk yang sangat besar, Gojo dapat benar-benar menguasai Limitless, menjadikannya penyihir terkuat.
Strategi Taktis Sukuna Melawan Gojo Satoru
Meski disayangkan, ternyata kekalahan Gojo bukan karena soal kekuatan, tapi strategi Sukuna yang mampu mempelajari teknik Limitless. Gojo Satoru dikalahkan Sukuna karena strategi cerdas Sukuna yang memanfaatkan adaptasi Mahoraga untuk menembus teknik Limitless Gojo, serta keunggulan Sukuna dalam penggunaan Domain Amplification bersamaan dengan perluasan domainnya, yang mengakhiri pertarungan dengan tebasan fatal saat Gojo lengah. Kemenangan Sukuna bukanlah murni karena kekuatan fisik, melainkan hasil dari keahliannya memanipulasi teknik dan adaptasi Mahoraga untuk mengatasi keunggulan Gojo.
Plot Kekalahan Gojo Satoru
- Bentrokan Domain & Adaptasi Mahoraga
Saat adu domain, Sukuna memanggil Mahoraga untuk beradaptasi dengan teknik Unlimited Void Gojo. Mahoraga berhasil beradaptasi, memungkinkan Sukuna untuk memodifikasi tebasannya agar bisa memotong ruang itu sendiri, menembus pertahanan Limitless. - Tebasan Fatal
Dengan kemampuan adaptasi ini, Sukuna melancarkan tebasan yang menembus pertahanan Gojo, bahkan saat Gojo menggunakan teknik pembalik untuk menyembuhkan diri. - Kelemahan Gojo Saat Pemulihan
Gojo sempat mengalami kesulitan memulihkan lukanya karena menggunakan teknik pembalik untuk memulihkan teknik kutukannya setelah perluasan domain. Saat Gojo mencoba memulihkan diri, Sukuna memanfaatkan momen lengah tersebut. - Kesalahan Kritis & Kemenangan Sukuna
Creator Jujutsu Kaisen mengonfirmasi bahwa Gojo kalah karena lengah di saat krusial. Sukuna berhasil melancarkan World Slashing Dismantle yang diperkuat adaptasi Mahoraga, mengakhiri pertarungan dengan membelah Gojo.
Jadi, Gojo kalah bukan karena Sukuna lebih kuat secara mutlak, tetapi karena Sukuna berhasil menetralkan keunggulan terbesar Gojo (Limitless) dengan adaptasi Mahoraga dan menemukan celah saat Gojo lengah, sehingga bisa memberikan serangan yang tak terhindarkan.
Bagaimana Nasib Cerita Jujutsu Kaisen?
Berdasarkan manga, setelah kematian Gojo, nasib cerita Jujutsu Kaisen beralih fokus ke Yuta Okkotsu sebagai penerus utama, yang sempat mengambil alih tubuh Gojo untuk melawan Sukuna menggunakan kekuatan Gojo, sebelum akhirnya Yuta gugur dan kembali ke wujud aslinya, dengan cerita berakhir pada kekalahan Sukuna, kebebasan Megumi, dan epilog yang menunjukkan masa depan di mana generasi baru penyihir (cucu Yuta dan Maki) melanjutkan perjuangan, meninggalkan misteri tentang masa depan Yuji Itadori.
